Larangan Cewek Makan Sayap Ayam dan 2 Mitos Lain yang Harus Segera Kita Musnahkan

Larangan Cewek Makan Sayap Ayam dan 2 Mitos Lain yang Harus Segera Kita Musnahkan

Bisa dibilang, Indonesia adalah surganya mitos. Di sana-sini, kita bisa dengan mudah menemukan berbagai mitos tentang ini-itu. Karena itu, sebagai orang berpendidikan, seharusnya kita menggunakan logika ketimbang percaya begitu saja. Seperti dalam menyikapi mitos-mitos ngawur di bawah ini.

‘Nyapu yang bersih, biar nanti suamimu nggak brewokan’

Kalau kamu cewek dan sering ditegur dengan dalih mitos ini, berarti keluargamu masih mengagung-agungkan mitos. Sepertinya memang tidak ada yang salah, tapi semakin ke sini, keefektifan mitos ini makin dipertanyakan. Pasalnya, semakin banyak saja cowok yang tetap ganteng dengan brewoknya.

UNTUK MENDAPATKAN PRODUK INI ATAU INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAHKAN HUBUNGI:

CUSTOMER CARE TIKA :  0857-3314-8676 (INDOSAT)

WA KLIK : HTTP://BIT.LY/085733148676

BBM : HTTP://BIT.LY/DDB856EE

LINE : HTTP://LINE.ME/TI/P/~FOLTIBAFFI_CENTER

WEB : HTTP://WWW.OBATPENUMBUHKUMIS.NET

‘Kalau cewek berani makan sayap ayam, dia akan ditolak terus sama cowok’

Ada dua hal yang janggal dari mitos kedua ini. Pertama, kalau cewek yang makan sayap ayam secantik ini, cowok mana yang mau nolak?

Yang kedua, cewek Indonesia selalu koar-koar soal kesetaraan gender, tapi pada prakteknya, mereka tetap saja enggan nembak duluan. Artinya apa? Semakin mereka tidak berani menyatakan cinta, dan semakin mereka lebih memilih mengunggu, maka kesempatan mereka ditolak cowok semakin kecil.

‘Bulu mata jatuh, berarti ada yang kangen’

Mitos ini benar-benar konyol. Coba bayangkan, kamu baru saja jadian dan di saat yang sama kamu dan pacarmu sama-sama merasakan kangen yang menggebu-gebu. Kalau memang mitos ini benar-benar valid, maka dijamin, semua bulu matamu dan juga pacarmu sudah pasti rontok semua.

Sekali lagi, dengan menulis artikel ini, saya ingin mengingatkan agar kita semua selalu melibatkan akal sehat dalam menerima segala macam informasi, tak terkecuali mitos. Karena percaya atau tidak, banyak mitos yang beredar di masyarakat yang kadar menyesatkannya jauh lebih parah ketimbang hoax.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *