Uban Tak Hanya di Kepala: Bagian Tubuh Mana Lagi yang Akan Tumbuh Uban?

Uban Tak Hanya di Kepala: Bagian Tubuh Mana Lagi yang Akan Tumbuh Uban?

Ketika seseorang semakin bertambah umur, maka banyak perubahan tubuh yang terjadi termasuk perubahan warna rambut. Rambut beruban biasanya terjadi saat seseorang memasuki usia lanjut. Munculnya rambut uban sudah dimulai ketika Anda memasuki usia 30-40 tahunan. Jangan khawatir, perubahan warna rambut ini sangat wajar terjadi.

Tapi apakah Anda pernah membayangkan jika rambut beruban tak hanya pada rambut kepala saja? Ternyata semua rambut yang ada di tubuh Anda berubah menjadi keputihan. Bagaimana bisa?

Rambut uban tak hanya tumbuh di kepala saja

Rambut beruban atau rambut berubah warna menjadi putih sebenarnya terjadi akibat pigmentasi yang semakin lama semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Jadi begini, di dalam tubuh ada yang namanya sel melanosit yang berfungsi untuk mengantarkan pigmen ke rambut dan bulu-bulu di tubuh. Ketika Anda mengalami proses penuaan, maka sel-sel melanosit tersebut mati satu per satu, sehingga pigmen ke bagian rambut berkurang. Dan akhirnya rambut beruban secara perlahan.

Mungkin selama ini Anda hanya berpikir jika rambut kepala saja yang akan beruban. Tetapi ternyata semua rambut dan bulu-bulu halus Anda akan berubah perlahan-lahan. Pada tubuh manusia terdapat beberapa bagian tubuh yang ditumbuhi oleh rambut dan bulu-bulu halus. Semua bagian tersebut tentunya akan mengalami perubahan warna, sebab warna tersebut yang mengatur adalah sel melanosit tersebut.

Lalu bagian tubuh mana saja yang akan ditumbuhi rambut beruban? Rambut kemaluan dan rambut di ketiak Anda juga bisa mengalami perubahan warna tersebut. Jadi jangan kaget jika suatu saat nanti melihat tiba-tiba rambut bagian tubuh tersebut sudah berubah warna.

Bahkan pada pria, bulu dada dan jenggotnya juga akan mengalami perubahan warna. Mungkin Anda sering melihat seorang pria tua yang memiliki jenggot yang berwarna abu-abu dan sudah tidak hitam lagi. Hal tersebut diakibatkan oleh penuaan yang ia alami.

Lalu apakah rambut beruban bisa dicegah?

Jika hal tersebut diakibatkan oleh penuaan, maka tidak ada hal yang dapat mencegahnya. Mau tidak mau, Anda akan mengalami fase tersebut di kemudian hari. bahkan penurunan jumlah melanin di dalam tubuh, tidak hanya mengakibatkan perubahan warna rambut saja. tetapi juga warna mata dan kulit Anda juga akan berubah – jika Anda perhatikan dengan seksama. Namun memang perubahan yang paling nyata terlihat hanya di bagian rambut saja.

Saat ini telah banyak penelitian yang berusaha untuk ‘mengakali’ gen agar tidak membuat sel melanosit rusak dan mati. Namun sampai saat ini belum ada yang berhasil melakukannya. Mungkin di kemudian hari nanti ada obat atau terapi yang bisa memperlambat kemunculan rambut ubanan tersebut.

Benarkah Sering Mencukur Bikin Bulu Tumbuh Lebih Lebat dan Hitam?

Benarkah Sering Mencukur Bikin Bulu Tumbuh Lebih Lebat dan Hitam?

Anda pasti pernah dengar bahwa sering mencukur bulu atau rambut halus di sekujur tubuh malah bikin bulu tumbuh lebih lebat. Entah itu mencukur jenggot, bulu ketiak, bulu kaki, atau di bagian tubuh lainnya. Banyak juga orang yang percaya kalau terlalu sering mencukur bagian tubuh tertentu akan membuat kulit jadi menghitam. Namun benarkah demikian? Atau jangan-jangan selama ini informasi tersebut cuma mitos tanpa bukti ilmiah? Yuk, langsung simak jawaban dari para ahli berikut ini.

Sering mencukur tidak bikin bulu tumbuh lebih lebat

Mitos bahwa sering mencukur bikin bulu jadi lebih lebat itu tidak benar. Seperti dijelaskan oleh spesialis dermatologi dari University of Southern California Medical School, dr. Jennifer Wu, rambut halus yang tumbuh dari permukaan kulit Anda sebenarnya adalah kumpulan sel yang sudah mati. Rambut dan bulu bisa tumbuh terus karena bagian yang masih hidup terletak di bawah kulit, namanya folikel.

Menurut dr. Jennifer Wu, mencukur bulu hanya akan memengaruhi bagian rambut yang sudah mati. Jadi setelah dicukur, rambut halus akan tetap tumbuh lagi dari folikel yang sama. Mencukur tak akan membuat folikel bertambah banyak karena pada dasarnya folikel memang tak tersentuh cukuran sama sekali. Jadi mustahil kalau bulu Anda jadi lebih lebat hanya karena Anda sering mencukur.

Tapi mengapa sehabis dicukur bulu atau rambut halus di tubuh jadi terasa lebih lebat? Seorang pakar dermatologi dr. Lawrence E. Gibson punya jawabannya. Ujung rambut yang baru saja dicukur akan jadi lebih tajam daripada rambut yang tumbuh alami. Jadi ketika Anda mengusap permukaan kulit yang baru dicukur, teksturnya seolah lebih kasar dan lebat. Padahal bulu Anda tumbuh sama banyaknya dengan yang sudah dicukur.

Bagaimana dengan kulit yang menghitam?

Selain mitos kalau sering mencukur bikin bulu tambah lebat, ada juga yang percaya sering mencukur bisa membuat ketiak atau bagian tubuh tertentu jadi lebih gelap. Lagi-lagi, hal ini hanya mitos belaka. Yang membuat ketiak menghitam bukanlah cukuran, melainkan penumpukan sel kulit mati atau bahan kimia tertentu dari deodoran yang Anda pakai.

Sehabis mencukur, Anda mungkin melihat warna kulit jadi gelap. Ini sebenarnya disebabkan oleh folikel yang masih ada di bawah permukaan kulit Anda. Karena tidak ikut dicukur atau dicabut, folikel yang “tersembunyi” ini membuat kulit seolah lebih gelap. Pasalnya, warna kulit Anda sendiri tak bisa menutupi folikel dengan sempurna.

Dampak sering mencukur bulu di sekujur tubuh

Setelah mengetahui bahwa sering bercukur tak akan membuat bulu tumbuh lebih lebat atau kulit jadi gelap, bukan berarti Anda bisa sembarangan mencukur. Masih ada beberapa dampak yang harus diperhatikan kalau Anda sering mencukur. Perhatikan baik-baik beragam dampak di bawah ini.

Bercukur setiap hari berisiko membuat kulit jadi sangat sensitif. Pasalnya, kulit akan terus-terusan digesek dengan pisau tajam. Hal ini berisiko menyebabkan kulit iritasi, kering, dan lebih rentan terhadap partikel asing yang menembus masuk ke dalam permukaan kulit. Kulit yang mudah iritasi, kering, atau terinfeksi tentu akan lebih cepat mengalami tanda-tanda penuaan dini misalnya keriput.

Akan tetapi kalau Anda pakai pisau cukur yang tajam dan berkualitas, teknik mencukur Anda tepat, dan Anda tidak sembarangan pakai krim untuk bercukur, seharusnya sering mencukur tak jadi masalah.

Mengenal DHT, Hormon Pemicu Kebotakan: Apakah Anda Memilikinya?

Mengenal DHT, Hormon Pemicu Kebotakan: Apakah Anda Memilikinya?

Saat usia pria sudah semakin tua, salah satu masalah yang muncul adalah mulai mengalami kebotakan. Kebotakan bisa membuat pria menjadi kurang percaya diri dengan penampilannya. Sehingga untuk mencegahnya, banyak pria menggunakan produk perawatan rambut untuk merangsang pertumbuhan rambutnya kembali. Namun, tahukah Anda apa yang menjadi pemicu kebotakan? Salah satunya ternyata adalah hormon dihydrotestosterone (DHT).

Apa itu hormon dihydrotestosterone (DHT)?

Dihydrotestosterone atau DHT merupakan hormon androgen atau hormon yang memicu perkembangan karakteristik pria, seperti pertumbuhan rambut pada dada, suara yang berat, dan peningkatan massa otot. Hormon ini dihasilkan dengan mengubah testosterone menjadi dihydrotestosterone oleh bantuan enzim tertentu.

Sekitar 10% testosterone dalam tubuh pria maupun wanita diubah menjadi dihydrotestosterone. Di mana, saat pubertas jumlah yang diubah mungkin jauh lebih tinggi untuk mendukung perubahan yang terjadi saat pubertas. Hormon DHT memiliki efek yang lebih kuat dibandingkan dengan testosterone.

Apa fungsi hormon DHT dalam tubuh?

Hormon DHT sudah mulai bekerja pada tubuh sejak masa janin. Selama perkembangan janin, hormon DHT berperan dalam perkembangan penis dan prostat. Selanjutnya, DHT berperan dalam perubahan yang terjadi pada pria di awal masa pubertas.

DHT memicu penis dan prostat pria berkembang saat mulai memasuki usia puber. Selain itu, hormon ini juga merangsang pertumbuhan rambut pada kemaluan dan pada tubuh pria.

Pada wanita, hormon DHT juga ditemukan namun perannya tidak begitu dikenal. Beberapa penelitian menunjukkan hormon DHT dapat menyebabkan pertumbuhan rambut kemaluan saat pubertas pada wanita.

Bagaimana hormon DHT bisa memicu kebotakan?

Hormon DHT sebenarnya berperan penting pada tubuh. Tanpa kehadiran hormon ini, rambut kemaluan, rambut di ketiak, dan rambut jenggot tidak bisa tumbuh. Namun, kehadiran hormon ini rupanya juga membawa masalah bagi sebagian orang.

Sebuah penelitian menemukan bahwa folikel dari kulit kepala yang botak mengandung kadar hormon DHT yang lebih tinggi daripada hormon DHT yang ada di kulit kepala yang tidak botak. Beberapa peneliti percaya bahwa pola kebotakan pria pada beberapa individu disebabkan oleh kerentanan terhadap kadar androgen (terutama DHT) normal yang dipindahkan secara genetis.

Terdapat beberapa cara yang mungkin membuat efek hormon DHT lebih besar pada beberapa individu sehingga bisa menjadi pemicu kebotakan, seperti:

  • Meningkatnya reseptor hormon DHT pada folikel rambut di kepala
  • Meningkatkan produksi hormon DHT di tempat asalnya
  • Terjadi peningkatan sensitivitas reseptor androgen
  • Terjadi peningkatan testosteron yang bertindak sebagai prekursor hormon DHT
  • Meningkatnya hormon DHT yang diproduksi tubuh di tempat lain

Walaupun wanita memiliki kadar hormon DHT yang lebih rendah dibandingkan pria, namun kadar hormon DHT yang normal sekalipun juga dapat menyebabkan kerontokan rambut yang berujung pada kebotakan pada wanita. Ini dikarenakan beberapa wanita relatif sensitif terhadap hormon ini.

Ya, kadar hormon DHT yang tidak seimbang pada tubuh pria maupun wanita dapat menyebabkan kebotakan. Hormon bekerja dengan cara yang paling baik saat dalam keseimbangan, termasuk pada hormon DHT.

Semakin banyak testosterone yang diubah menjadi DHT oleh tubuh, semakin besar risiko Anda mengalami kebotakan. DHT merupakan musuh folikel rambut di kepala Anda. DHT dapat mengecilkan folikel rambut di kepala, sehingga rambut sehat tidak mungkin bisa bertahan. Akibatnya, hal ini menyebabkan kerontokan rambut. Jadi, walaupun kebotakan dipengaruhi oleh hormon testosterone dalam tubuh, tapi DHT bisa dianggap sebagai penyebab utama kebotakan.

7 Penyebab Ketiak Terasa Sakit, dari yang Ringan Sampai yang Perlu Diperiksa Dokter

7 Penyebab Ketiak Terasa Sakit, dari yang Ringan Sampai yang Perlu Diperiksa Dokter

Rasa sakit di ketiak bisa diakibatkan oleh banyak hal yang mungkin tidak pernah Anda sadari sebelumnya. Beberapa penyebabnya adalah hal yang umum dan mudah untuk diatasi. Di sisi lain, ketiak sakit mungkin menjadi pertanda dari sebuah penyakit atau kondisi kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, jangan sepelekan rasa sakit Anda. Cari tahu apa saja penyebab ketiak sakit di bawah ini.

Berbagai hal yang menyebabkan ketiak sakit

1. Cedera otot

Pectoralis mayor, otot yang meregang dari dada ke bahu bisa mengalami cedera saat Anda beraktivitas (misalnya, mengangkat barang berat) atau ketika berolahraga. Selain otot dada, otot lengan atas juga bisa menegang dan tertarik saat kita melempar, mengangkat, atau melakukan gerakan lainnya.

Cedera otot-otot ini kemudian bisa menyebabkan peradangan dan timbulnya rasa sakit di ketiak.

2. Luka cukur atau iritasi

Ketiak sakit bisa disebabkan oleh iritasi akibat teknik mencukur atau mencabut bulu yang salah. Beberapa deodoran, antiperspirant, detergen, dan sabun mandi juga bisa memicu terjadinya iritasi atau reaksi alergi pada kulit, termasuk kulit ketiak. Iritasi kulit ini dapat menyebabkan ruam yang disebut kontak dermatitis. Kontak dermatitis dapat menyebabkan kulit ketiak kemerahan, bengkak, terasa nyeri dan panas.

3. Herpes zoster

Herpes zoster merupakan penyakit kulit menular yang diakibatkan oleh virus Varicella zoster. Virus ini menyebabkan timbulnya bintil-bintil merah berisi air yang terasa panas dan gatal. Daerah yang paling umum terkena adalah lengan, dada, dan muka. Herpes zoster juga bisa menyebabkan ruam kulit bersisik dan sensasi kesemutan di daerah yang terinfeksi.

4. Pembengkakan kelenjar getah bening

Ada sekitar 600 kelenjar getah bening di dalam tubuh, tetapi jumlah kelenjar yang bisa dirasakan atau diraba dengan tangan hanya beberapa saja. Di antaranya yaitu di bagian bawah rahang, leher, dan ketiak. Kelenjar getah bening berperan sangat penting untuk melawan penyakit dan menjaga daya tahan tubuh. Kelenjar getah bening Anda bisa membengkak saat Anda mengalamii infeksi, seperti flu.

Ada juga beberapa kondisi lain yang memengaruhi kondisi kelenjar getah bening, seperti limfedema, infeksi limpadenitis, infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA), infeksi telinga, radang tenggorokan, infeksi virus, hingga penyakit lupus. Lupus merupakan kondisi autoimun kronis yang menyebabkan radang di seluruh tubuh, termasuk kelenjar getah bening.

Semua gangguan pada kelenjar getah bening ini dapat menyebabkan ketiak terasa sakit.

5. Rematik

Rematik (rheumatoid arthritis) dan jenis nyeri sendi lainnya dapat menyebabkan persendian meradang dan membengkan. Tak menutup kemungkinan pula pembengkakan terjadi di sekitar persendian ketiak, sehingga menyebabkan rasa sakit.

6. Penyakit arteri perifer

Penyakit arteri perifer adalah kondisi penyempitan pembuluh darah kecil yang ada di bagian lengan atau kaki. Penyempitan ini akan mengurangi oksigen ke jaringan sekitanya. Otot-otot yang kekurangan oksigen lama-lama akan terasa sakit. Jika Anda mengalami penyakit arteri perifer di salah satu atau di kedua ketiak, Anda akan merasakan nyeri ini.

7. Kanker payudara

Kanker payudara seringkali tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awalnya. Namun lama kelamaan Anda akan merasakan rasa sakit atau merasakan benjolan di bawah lengan atau di payudara. Anda harus mencari segera pertolongan medis jika ini terjadi.

Apa yang dapat saya lakukan untuk mengurangi rasa sakit di ketiak saya?

  • Menggunakan kompres es untuk mengurangi nyeri otot
  • Obat NSAID yang dapat mengurangi peradangan dan rasa sakit.
  • Menggunakan kompres hangat untuk memudahkan pembengkakan kelenjar getah bening
  • Mengoleskan pelembab untuk mencegah kulit ketiak yang kekeringan
  • Menghindari deodoran, sabun, dan deterjen yang mengandung alergen atau yang membuat iritasi
  • Menggunakan pakaian yang longgar, hindari pakaian yang ketat di bagian lengan dan ketiak
  • Menghindari bercukur dengan pisau cukur yang bisa menyebabkan iritasi lebih lanjut

Kapan saya harus segera ke dokter?

Jika nyeri ketiak Anda terjadi dengan ketegangan otot, Anda mungkin bisa pulih sepenuhnya dengan mengistirahatkan otot Anda selama beberapa hari.

Namun jika keluhan Anda tidak kunjung sembuh atau malah semakin memburuk lain, misalnya bengkak makin membesar, Anda harus segera berkonsultasi ke dokter. Anda biasanya akan dirujuk ke dokter ahli hematologi yang memiliki spesifikasi keahlian mengenai kelenjar getah bening, atau ke dokter spesialis kanker payudara jika benjolan tersebut diduga kanker.

Selain itu, segera temui dokter jika ada rasa nyeri yang disertai kondisi-kondisi berikut:

  • Nyeri parah secara mendadak di bawah ketiak
  • Mengalami perdarahan di ketiak
  • Jika Anda juga mengalami sesak
  • Masalah pernapasan seperti suara mengi, atau tersedak saat bernapas
  • Sebagian dari tubuh tiba-tiba menjadi lumpuh
  • Ada tulang yang keluar dari kulit
Mendeteksi Masalah Kesehatan dari Rupa-rupa Ciri Wajah Anda

Mendeteksi Masalah Kesehatan dari Rupa-rupa Ciri Wajah Anda

Mata kecil atau belo, hidung pesek atau mancung, bibir tebal atau tipis — semua karakteristik wajah ini amat dipengaruhi oleh genetik warisan ayah ibu Anda. Namun ternyata, bentuk dan ciri fisik wajah Anda juga dapat menjadi cerminan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, anda tidak boleh mengabaikan berbagai tanda perubahan yang muncul di wajah.

Mendeteksi masalah kesehatan lewat berbagai karakteristik wajah

1. Wajah berbulu

Tumbuh jenggot dan kumis bagi pria adalah sebuah kebanggaan dan tanda kejantanan. Sebaliknya, perempuanlah yang harus waspada jika wajahnya ditumbuhi bulu-bulu halus, entah kumis, jenggot, atau bahkan jambang di sisi rahang.

Ini adalah kondisi yang disebut hirsutisme, tanda adanya kelebihan hormon seks pria androgen. Dalam beberapa kasus, ketidakseimbangan hormon ini tidak perlu begitu dikhawatirkan. Namun hirsutisme juga bisa menjadi salah satu gejala sindrom ovarium polikistik (PCOS). Terutama apabila disertai dengan  menstruasi yang tidak teratur dan nyeri PMS yang hebat.

2. Mata dan kulit wajah yang kuning

Bagian putih mata dan rona kulit yang menguning kusam tanda bahwa hati tidak bekerja dengan baik untuk membilas racun dan limbah kotoran dalam tubuh. Perubahan warna ini adalah tanda penyakit kuning, yang umumnya tampak sebagai gejala penyakit hati (hepatitis baik virus atau autoimun, sirosis, perlemakan hati), pankreatitis akut, gangguan empedu, ketergantungan alkohol (alkoholisme), infeksi (mononucleosis, malaria, leptospirosis), hingga kanker hati.

3. Mata panda

Lingkaran hitam di bawah mata umumnya disebabkan karena keseringan begadang. Namun pada beberapa orang tertentu, mata panda bisa jadi pertanda kondisi yang dinamakan shiners allergy. Lingkaran hitam mata khas shiners allergy terjadi akibat saluran sinus hidung yang tersumbat sebagai reaksi alergi.

Mata panda ini biasanya berciri mirip lebam dengan warna ungu tua kebiruan. Sedikit berbeda dengan lingkaran mata hitam yang Anda dapat setelah tidak tidur berhari-hari. Shiners allergy juga akan disertai rekasi alergi khas pada umumnya, seperti mata merah gatal, hidung berair, dan bersin-bersin.

Shiners allergy biasanya disebabkan oleh alergi makanan, alergi debu, hingga alergi tungan dan asap rokok atau asap kendaraan.

4. Bibir pecah-pecah

Bibir kering dan pecah-pecah bukan saja hanya disebabkan oleh panas dalam. Ini bisa menjadi tanda dehidrasi dan kekurangan gizi, seperti niasin atau zink. Kekurangan niasin dan zink lebih umum terjadi pada vegetarian, karena dua mineral ini paling banyak ditemukan dalam daging ayam, hati ayam, dan ikan.

Bibir pecah-pecah juga bisa menjadi pertanda sindrom iritasi usus (IBS), herpes oral, hingga penyakit Kawasaki (namun lebih umum pada anak-anak).

5. Ujung bibir atau mulut lecet

Ujung atau pinggiran bibir yang luka, lecet, timbul bercak merah dan membengkak adalah tanda cheilitis angular. Kondisi ini cukup umum, seringnya disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi, terutama zat besi, vitamin B-2 dan B-12.

Untuk mengatasinya, perbanyaklah makanan yang kaya zat besi dan vitamin B, seperti sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan, daging ayam, dan daging sapi. Jika masih terus berlanjut, hubungi dokter.

6. Kulit pucat

Karakteristik wajah pucat umumnya menandakan Anda memang sedang sakit atau tidak fit. Ini juga bisa disebabkan oleh kekurangan darah merah pertanda anemia defisiensi zat besi atau defisiensi folat. Untuk mengatasinya, perbanyaklah makan sayuran berdaun hijau gelap,  tomat, daging, kacang, dan telur untuk mencukupi kebutuhan gizi harian Anda.

Ingat, tidak berarti jika Anda memiliki salah satu (atau lebih) karakteristik wajah ini lantas menandakan Anda benar-benar sakit. Sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Incoming search terms:

  • cara alamin menumbuhkan kumis
  • penumbuh kumis
Inilah Penumbuh Kumis Terbaru 2017

Inilah Penumbuh Kumis Terbaru 2017

Inilah Penumbuh Kumis Terbaru 2017- Untuk tampil macho kini penumbuh kumis makin banyak dipasaran tetapi saat ini penumbuh kumis alami dan penumbuh kumis ampuh juga banyak dipasaran. Apabila anda ingin membeli obat penumbuh kumis artis pilihlah yang berbentuk minyak penumbuh kumis alami. tips penumbuh kumis alami akan djielaskan dibawah ini.

Terkecuali jambang, kumis juga jadi satu diantara pemanis tampilan pria. Tidak sedikit pria yang terasa kalau mempunyai kumis lebat, bikin mereka tampak gagah serta yakin diri. Menginginkan menumbuhkan kumis yang lebat? Tersebut disini empat panduan tepat menumbuhkan kumis, menurut Boldsky.

Pilihlah Penumbuh Kumis Yang Sudah Terdaftar Dalam BPOM

1.Keadaan badan

Keadaan badan keseluruhannya bisa memengaruhi kesehatan folikel rambut. Tak perduli seberapa keras Anda coba, rambut yang sehat cuma dapat dicapai, bila Anda mempunyai badan yang sehat juga. Jadi, upayakan selalu untuk melindungi kesehatan serta kesehatan badan Anda, serta lakoni diet seimbang sebagai sisi dari kebiasaan keseharian.

2. Minyak jarak

Minyak jarak dikira sebagai satu diantara bahan alami yang begitu efisien dalam menumbuhkan kumis. Berikan sedikit minyak jarak di bagian atas bibir Anda, lantas pijat perlahan-lahan. Minyak jarak bakal merangsang folikel rambut serta tingkatkan aliran darah, hingga bisa tingkatkan perkembangan rambut.

Penumbuh Kumis Ampuh sudah Bisa Didapatkan Pada Marketplace

3. Jeruk nipis serta bubuk kayu manis

Campur dua sendok makan air jeruk nipis serta satu sendok teh bubuk kayu manis. Terapkan ramuan ini di bagian atas bibir Anda serta basuh sesudah 30 menit. Lalu berikan pelembap pada ruang itu, lantaran air jeruk nipis bisa bikin kulit jadi kering.

4. Pertolongan medis

Terdapat beberapa keadaan medis yang bisa menghalangi perkembangan kumis. Mendiagnosis serta menyembuhkan itu lebih awal bakal menolong Anda memperoleh kumis yang diimpikan Anda. Namun ingat, senantiasa berkonsultasilah dengan dokter. Janganlah asal beli product di market yang belum teruji dengan cara klinis keamanannya.

5. Menggunakan Beard Serum Green Angelica

Banyak yang menggunakan produk penumbuh kumis tapi tidak ampuh dan beard serum penumbuh kumis alami merupakan penumbuh kumis ampuh dan cocok untuk menumbuhkan kumis yang tipis dan tidak tumbuh.

penumbuh kumis artis beard serum green angelica juga sudah dipakai oleh beberapa customer yang mendapatkan masalah ingin terlihat macho tetapi kumis tidaklah lebat. penumbuh kumis apotik tidak menjual produk penumbuh kumis paling ampuh.

Berikut Lima panduan untuk menumbuhkan kumis yang lebat. Miliki panduan lain, guys

Ingin Garang Dan Mcho Secara Cepat? Pakai Beard Serum Green Angelica

Incoming search terms:

  • minyak jarak untuk menumbuhkan brewok