10 Kesalahan Grooming yang Paling Banyak Dilakukan Pria

10 Kesalahan Grooming yang Paling Banyak Dilakukan Pria

Ketika berbicara mengenai perawatan tubuh dan cara berpakaian, semua perhatian cenderung beralih pada wanita. Keputusan bagaimana seorang wanita menampilkan dirinya di tempat umum selalu menjadi topik pembicaraan. Padahal, pria juga tidak luput dari sejumlah kesalahan dalam grooming alias merawat diri dan menentukan cara berpakaian.

Beberapa kesalahan ini walaupun sepele, bisa dibilang termasuk kebiasaan yang jorok dan mengerikan. Tidak terkecuali apakah Anda sedang bersiap menyambut kencan pertama atau pergi ke kantor, sejumlah kesalahan ini, jika tidak Anda perbaiki, bisa merusak kesempatan Anda meninggalkan kesan yang baik di mata publik.

UNTUK MENDAPATKAN PRODUK INI ATAU INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAHKAN HUBUNGI:

CUSTOMER CARE TIKA :  0857-3314-8676 (INDOSAT)

WA KLIK : HTTP://BIT.LY/085733148676

BBM : HTTP://BIT.LY/DDB856EE

LINE : HTTP://LINE.ME/TI/P/~FOLTIBAFFI_CENTER

WEB : HTTP://WWW.OBATPENUMBUHKUMIS.NET

1. ‘Mandi’ parfum

Ini adalah kesalahan paling umum yang dilakukan oleh banyak pria. Memang, tubuh harum itu penting, tapi berlebihan memakai cologne, artinya sama saja Anda menyerang privasi orang lain. Tidak semua orang menyukai wangi parfum yang Anda gunakan. Dan, tidak semua orang pula harus bisa mencium wangi tersebut.

Jika orang-orang di dalam ruangan sudah bisa mencium wangi khas Anda, bahkan sebelum Anda memasuki ruangan tersebut, Anda terlalu banyak menyemprotkan parfum.

Cara mengatasi: Untuk parfum atau cologne yang berbau kuat, semprotkan cukup dua kali saja. Untuk jenis yang lebih ringan, seperti wangi sitrus, Anda bisa menyemprotkan tiga kali. Semprotkan cologne hanya pada leher dan dada, juga pada titik-titik nadi tertentu untuk membuat wangi lebih tahan lama.

2. Berlebihan pakai produk styling rambut

Dalam hal produk styling rambut, semakin sedikit semakin baik. Gumpalan besar gel atau pomade untuk rambut pendek Anda bisa menyebabkan penumpukan bahan kimia di kulit kepala dan berisiko ketombe atau rambut berminyak.

Cara mengatasi: Gunakan produk seukuran koin kecil dan aplikasikan pada rambut lembap, dari akar ke ujungnya, untuk distribusi produk yang merata dan penataan rambut yang mudah.

3. Kuku panjang

Termasuk kuku kaki. Ya, walaupun jarang dipamerkan, kuku kaki panjang tetap menjijikan. Terlebih lagi, jika Anda termasuk orang yang aktif, membiarkan kuku panjang tanpa perawatan akan membuatnya tumbuh menebal akibat trauma fisik (terus menerus membentur ujung dalam sepatu).

Jangan pula memotong kuku terlalu pendek. Dilansir dari Huffingtonpost.com, kuku yang terlalu pendek berisiko mengalami infeksi atau tumbuh ke dalam, alias cantengan. Tidak mdah untuk mengatasi hal ini, karena kuku cantengan harus diangkat melalui proseudr operasi.

Cara mengatasi: potong pendek kuku, tangan dan kaki, tapi tetap sisakan sedikit ujungnya.

4. Keramas kilat

Tujuan utama keramas adalah menyingkirkan minyak dan kotoran dari kulit kepala. Jadi, jika Anda lebih memilih berhemat waktu keramas, akibatnya sisa-sisa busa shampo akan menumpuk di kulit kepala, menjadi sarang empuk bagi kuman dan kotoran untuk berkembang biak.

Singkatnya, keramas kilat justru membuat rambut Anda semakin kotor.

Cara mengatasi: Jangan terburu-buru. Tuang shampo seukuran logam kecil dan gosokkan ke kulit kepala. Bilas bersih. Pilih shampo bebas sulfat. Sulfat adalah agen pembuat busa. Semakin banyak busa, semakin lama waktu yang terbuang untuk benar-benar membersihkannya.

Perhatikan pula cairan shampo Anda. Semakin transparan warna cairan shampo Anda, semakin sedikit pula kandungan bahan kimianya.

5. Kumis dan jenggot tidak terurus

Facial hair, alias brewok, adalah salah satu tren penampilan pria yang tidak lekang oleh waktu. Terlebih lagi, pria juga lebih memiliki kebebasan untuk memelihara kumis dan jenggot di tempat kerja, di mana beberapa perusahaan mungkin memiliki peraturan yang cukup ketat bagi para wanita untuk menata rambutnya agar terlihat ‘profesional’.

Tapi, kalau kumis dan jenggot tidak terurus, juga akan tercermin pada si pemilik brewok. Brewok yang dibiarkan memanjang tanpa perawatan rutin akan memberikan kesan berantakan dan malas. Tentu bukan kesan yang ingin Anda sampaikan pada rekan kerja, apalagi pasangan kencan.

Cara mengatasi: Rajin cukur brewok yang mulai terlihat lebat. Trim ujung-ujung rambut kumis dan jenggot, bentuk sesuai model yang Anda inginkan, dan sisir yang rapi setiap hari. Jangan lupa juga untuk mencukur rambut-rambut bandel di belakang rahang dan telinga.

6. Alis berantakan

Mungkin Anda berpikir bahwa alis adalah urusan para wanita. Tapi, jangan salah. Alis adalah salah satu  fitur wajah paling penting yang bisa membantu Anda berkomunikasi lebih baik.

Bentuk dan gerak alis adalah penyampai pesan ekspresi emosional, juga sebagai penanda proses pengenalan wajah. Bentuk alis yang rapi memberikan kesan bahwa Anda adalah orang yang bisa dipercaya dan pembicara yang baik.

Cara mengatasi: Jika tidak ingin melakukan threading alis, cukup trim ujung-ujung rambut alis. Sisir alis Anda ke arah atas dan gunting rambut yang panjang dan tidak seragam. Jangan lupa untuk cabut rambut-rambut halus di sisi dalam dan terluar alis.

7. Bulu dada, hidung, dan telinga

Bulu di tiga tempat ini adalah fitur fisik pria yang tidak sedap dipandang mata. Tidak ada alasan untuk tidak merawatnya. Apalagi jika Anda termasuk orang yang tinggi, partner bicara Anda akan harus mendongak untuk berbicara Anda, dan bulu hidung bukanlah pemandangan pertama yang ingin mereka lihat dari Anda.

Cara mengatasi: mencabut bulu hidung atau telinga bisa menyebabkan infeksi. Untuk menghindari hal ini, cukup potong ujung-ujung rambut yang keluar dari lubang hidung atau telinga sampai tidak lagi terlihat oleh mata telanjang. Untuk menyiasati bulu dada di tempat kerja, gunakan singlet atau kancing kemeja Anda rapi sampai atas.

8. Tidak pakai pelembap

Kulit kering adalah tampilan yang harus dihindari oleh setiap orang, termasuk pria. Terlebih lagi, kulit wajah yang kering akan menyulitkan Anda saat bercukur, karena pisau cukur yang tidak bergerak dengan lancar. Hasilnya, timbul luka iris dan hasil cukur yang tidak rata.

Cara mengatasinya: Pelembap bukan hanya produk kecantikan wanita. Gunakan produk pelembap yang sekaligus mengandung tabir surya SPF15, minimum.

9. Bercukur dengan air dingin

Bercukurlah dengan air hangat. Air hangat membuka pori dan melembutkan rambut Anda, sehingga memudahkan Anda saat bercukur. Setelah itu, bilas dengan air dingin untuk menutup kembali pori yang terbuka dan mengurangi risiko peradangan.

10. Tidak mencukur bulu pubis

Sama halnya dengan perawatan alis dan rambut tubuh lainnya, mencukur bulu pubis adalah urusan semua orang, wanita dan pria, agar menghindari tampilan yang terkesan kotor dan berantakan. Bukanlah tampilan yang ingin dilihat oleh pasangan Anda. Bukan berarti Anda harus mencukur habis bulu pubis Anda, tapi setidaknya rapikan sedikit agar tidak terlihat tak terurus, apalagi jadi sarang kutu kelamin. Hiiiy!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

PRODUCT DISCLAIMER

Hasil yang didapatkan dari penggunaan produk yang ada di situs ini mungkin akan berbeda terhadap masing-masing pengguna. Semua pelanggan yang membeli produk melalui situs ini secara otomatis telah dianggap membaca dan menyetujui semua pernyataan penyangkalan serta bertanggung jawab penuh terhadap hasil apapun yang dialami atas penggunaan produk. Pelanggan dengan ini akan membebaskan Folti Baffi Indonesia dari tuntutan apapun atas kreugian yang ditanggung akibat penyalahgunaan produk, modifikasi produk, dan/atau hasil atas penggunaan produk.