10 Mitos Jawa yang Kalau Dipikir Pakai Logika, Ternyata Masuk Akal Juga

10 Mitos Jawa yang Kalau Dipikir Pakai Logika, Ternyata Masuk Akal Juga

Masyarakat Indonesia memang tidak pernah jauh dari yang namanya mitos dan legenda. Terlebih orang Jawa, yang mempunyai banyak mitos yang kadang sulit dipercaya di kehidupan nyata. Namun ternyata, ada juga kok mitos-mitos Jawa yang biar pun terdengar aneh, tetap bisa diterima logika.

Dari sekian banyak mitos masyarakat Jawa yang sudah ada sejak lama, inilah 10 di antaranya yang kalau kamu mau menganalisanya dengan logika, ternyata masuk akal juga.

UNTUK MENDAPATKAN PRODUK INI ATAU INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAHKAN HUBUNGI:

CUSTOMER CARE TIKA :  0857-3314-8676 (INDOSAT)

WA KLIK : HTTP://BIT.LY/085733148676

BBM : HTTP://BIT.LY/DDB856EE

LINE : HTTP://LINE.ME/TI/P/~FOLTIBAFFI_CENTER

WEB : HTTP://WWW.OBATPENUMBUHKUMIS.NET

1. Jangan makan buah beserta bijinya, nanti bisa tumbuh di kepala

Mitos Jawa yang satu ini lumayan populer di kalangan anak-anak. Namun ternyata, dibalik mitos ini ada satu ajaran moral yang sangat bijak, bahwa kita diajarkan untuk selalu melestarikan alam dengan membiarkan biji dari buah yang kita makan bisa tumbuh dan berkembang. Bukan memakannya.

2. Kalau menyapu tidak bersih, nanti suaminya brewokan

Perempuan Jawa di jaman dulu cenderung menyukai pria yang tidak brewokan. Itulah mengapa, mitos ini diciptakan untuk menakut-nakuti perempuan lajang dijaman itu agar selalu menyapu rumah dan halaman hingga bersih.

Pada masa itu, brewok menggambarkan hal-hal yang belum bersih. Jadi kalau malas membersihkan rumah, maka perempuan Jawa akan mendapatkan jodoh yang malas membersihkan dirinya sendiri.

3. Jangan keluar rumah saat maghrib, nanti diculik Wewe Gombel

Anak-anak Jawa memang sangat takut dengan Wewe Gombel yang konon sering menculik anak kecil. Maka, dibuatlah mitos ini agar mereka tidak keluar saat maghrib tiba. Karena seperti kita tahu, magrib adalah waktu bagi umat Islam untuk menjalankan shalat maghrib.

Selain itu, magrib adalah waktu bagi mayoritas orang untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Dengan alasan ini, bahkan sampai sekarang pun kalau orang ingin bepergian menjelang magrib, mereka akan menunggu sampai waktu maghrib terlewat.

4. Anak perempuan yang duduk di depan pintu, akan sulit mendapat jodoh

Mitos yang satu ini berkembang untuk mendidik anak perempuan agar berperilaku sopan. Sebab bagi masyarakat Jawa, duduk di depan pintu merupakan sikap yang kurang sopan, karena secara langsung menghalangi orang yang ingin masuk maupun keluar.

5. Kalau makan harus habis, atau hewan ternak akan mati

Kalau mitos ini, ditujukan untuk anak-anak yang susah makan dan sering sekali tidak mau menghabiskan makanannya. Di jaman dulu, hampir semua keluarga memiliki hewan ternak dan biasanya sangat disayangi oleh anak dari pemiliknya.
nikenwidowaty.blogspot.com
Dengan doktrin bahwa hewan kesayangannya akan mati, diharapkan si anak mau makan dan menghabiskan makanannya. Namun, saat budaya berternak di pekarangan rumah mulai ditinggalkan, mitos ini diganti dengan ‘nanti pak tani menangis’.

Satu hal penting yang diajarkan mitos ini, adalah agar kita selalu menghargai makanan sebagai bentuk rejeki, dan mengingat betapa banyaknya orang yang mati kelaparan.

6. Jangan makan menggunakan tutup piring

Larangan ini bertujuan baik, dimana kita diingatkan bahwa tutup piring dibuat bukan untuk tempat makan. Lebih lanjut, larangan ini juga bertujuan agar kita bisa memperlakukan barang sesuai fungsinya. Tidak hanya pada kasus tutup piring saja.

7. Duduk di atas bantal bisa menyebabkan bisulan

Orang Jawa selalu identik dengan budaya lesehan (duduk di lantai). Karena kebiasaan inilah, banyak anak yang menggunakan bantal sebagai alas duduk mereka. Maka berkembanglah mitos ini, agar mereka paham bahwa apa yang seharusnya untuk kepala, sangat tidak baik kalau digunakan untuk pantat.
satujam.com

8. Perempuan yang makan sayap ayam akan jauh ari jodoh

Menurut hasil penelitian, sayap ayam mengandung banyak lemak. Sehingga remaja perempuan yang hormonnya belum stabil, dikhawatirkan mengalami jerawatan akut karena mengkonsumsi sayap ayam yang rasanya memang enak itu.
kabarkuliner.com
Pemahaman inilah yang dimaksud dengan jauh dari jodoh. Kalau wajah tidak bersih, maka perempuan mana pun cenderung susah mendapat pasangan.

9. Jangan bersiul di malam hari kalau tidak ingin didatangi hantu

Mitos yang satu ini masih terus berkembang karena pada dasarnya, masyarakat Jawa sangat takut dengan hantu. Namun bukan karena hal itu mengapa larangan ini sampai dibuat, namun karena bersiul di malam hari bisa mengganggu tetangga dan merupakan sikap yang kurang sopan.

10. Jangan menyapu rumah ke arah luar agar tidak dijauhi rejeki

Mitos ini berkembang disaat banyak orang mulai membangun rumah yang tidak dilengkapi pintu belakang. Berdasarkan peruntungan Jawa, sebuah rumah harus mempunyai pintu belakang yang berfungsi untuk membuang kotoran saat menyapu, dan sebagai akses keluar masuk saat ada tamu agar tidak mengganggu.

Silaturahmi adalah salah satu perilaku sosial yang mengundang rejeki. Jadi sangat tidak sopan kalau ketika ada tamu, pemilik rumah justru menyapu ke arah depan rumah.

Bagaimana, mitos-mitos di atas sudah bisa kamu terima dengan logika?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Penampilan semakin macho

Anda akan menjadi lebih percaya diri dengan penampilan baru anda setelah menggunakan Folti Baffi. Dapatkan harga spesial dan promo menarik dari kami.

Dapatkan Folti Baffi Di Marketplace Kesayangan Anda

Lazada
Shopee
Bukalapak
Tokopedia
Pemesanan Penumbuh Brewok Terbaik dan Terbukti ini, Anda Bisa Chant dengan Kontak dibawah ini

Blog Obat Penumbuh Kumis

Copyrigth www.obatpenumbuhkumis.net – Member of Folti Baffi Indonesia