4 Fakta Penting Seputar Krisis Paruh Baya (Midlife Crisis)

4 Fakta Penting Seputar Krisis Paruh Baya (Midlife Crisis)

Saat kita memikirkan ‘krisis paruh baya’ alias midlife crisis, seringnya hal pertama yang muncul adalah gambaran seorang pria atau wanita setengah baya yang tiba-tiba membuat keputusan yang tidak diduga-duga, misalnya berhenti dari pekerjaan, berdandan seperti anak muda, membeli mobil sport mewah, atau bahkan main mata dengan wanita muda.

Tetapi, apa yang sebenarnya menyebabkan krisis ini?

UNTUK MENDAPATKAN PRODUK INI ATAU INFORMASI LEBIH LANJUT, SILAHKAN HUBUNGI:

CUSTOMER CARE TIKA :  0857-3314-8676 (INDOSAT)

WA KLIK : HTTP://BIT.LY/085733148676

BBM : HTTP://BIT.LY/DDB856EE

LINE : HTTP://LINE.ME/TI/P/~FOLTIBAFFI_CENTER

WEB : HTTP://WWW.OBATPENUMBUHKUMIS.NET

Krisis paruh baya dipercaya sebagai rasa takut akan kematian

Gagasan krisis paruh baya ini bermula dari Elliot Jacques yang berpikiran bahwa pada usia paruh baya, setiap orang akan dihantui oleh ketakutan akan kematian. Dengan bayangan kematian yang semakin mendekat, menurut Jacques, orang mulai merasa tidak puas dengan prestasi mereka dan khawatir tentang kemampuan mereka untuk mencapai tujuan hidup yang mereka impikan.

Untuk mendukung gagasan Jacques, tim peneliti dari University of Melbourne menunjukkan bahwa sebagian besar manusia tidak merasa bahagia dengan hidup mereka, terutama di usia awal 40-an. Kepuasan diri sepanjang hidup seorang individu, menurut mereka, mengikuti pola kurva U yang mencapai titik terendah di sekitar usia 40-an dan kemudian mulai bangkit lagi setelahnya. Peneliti mengklaim bahwa ketidakpuasan di usia setengah baya hanya berasal dari perubahan kualitas hidup setiap partisipan, bukan hasil membandingkan dengan orang lain.

Beberapa peneliti menganggapn krisis paruh baya sekadar mitos

Namun, gagasan krisis paruh baya ini dipertemukan oleh banyak kritik. Salah satunya dari tim peneliti psikolog University of Zurich tahun 2009 yang menyatakan bahwa, meskipun banyak orang yang merasa galau di usia pertengahan, hal ini adalah proses yang berkelanjutan dan timbul di semua tahap dan usia. Selain itu, banyak keberagaman dalam cara setiap orang untuk menangani tahap kehidupan ini.

Dilansir dari Medical Daily, tim peneliti dari University of Alberta di Kanada mengungkapkan bahwa krisis paruh baya hanyalah sebuah mitos belaka, setelah mengakhiri periode penelitian selama 25 tahun. Jurnal akademik Developmental Psychology menerbitkan studi di mana peneliti melacak 1,500 partisipan yang dipecah dalam dua kelompok obyek studi selama lebih dari 25 tahun.

Kelompok pertama adalah jumlah siswa SMA dari Edmonton dengan rata-rata usia 18 tahun, hingga mereka berusia 43 tahun, sementara yang lain adalah senior di universitas yang usianya berkisar dari 23 sampai 37. Selama periode waktu penelitian, para peneliti meminta peserta berbagai faktor yang mungkin mempengaruhi tingkat kebahagiaan mereka seperti kesehatan pribadi, pekerjaan, hubungan dan pernikahan.

Temuan mengungkapkan tingkat kebahagiaan kedua kelompok meningkat saat menginjak usia 30-an. Secara keseluruhan, peserta merasa lebih bahagia di awal 40-an mereka daripada saat usia 18 — bahkan jika kelompok sekolah tinggi mulai mengalami sedikit penurunan sekitar usia 43.

Tak semua yang memasuki usia paruh baya akan mengalami krisis

Mengutip dari The Atlantic, kurva U cenderung lebih sering memperlihatkan dirinya di negara maju, di mana penduduknya hidup lebih lama dan bisa menikmati kesehatan yang lebih baik di usia senja. Dalam banyak kasus, kurva U hanya muncul setelah peneliti menyesuaikan sejumlah variabel, seperti pendapatan, status pernikahan, pekerjaan, dan seterusnya, sehingga pengamatan tingkat kebahagiaan ini hanya dikontrol dari aspek umur.

Penelitian Univeristy of Alberta mengungkapkan bahwa kebahagiaan hidup tidak mengikuti bentuk kurva U seperti yang selama ini dipercaya, melainkan terus menanjak bahkan melewati masa paruh baya. Penelitian ini mengamati setiap individu yang sama dari waktu ke waktu, demi mendapatkan observasi yang mendetail mengenai bagaimana mereka berubah saat bertambah usia, ungkap salah satu peneliti, Harvey Krahn. Lebih lanjut, ujarnya, sejumlah penelitian terdahulu hanya mengamati kadar kebahagiaan partisipan hanya pada saat mereka sedang diamati.

Penggambaran kebahagiaan yang menanjak dari penelitian ini ditandai oleh kesulitan yang dialami oleh orang-orang selama fase remaja dan dewasa muda, di mana urusan mencari pekerjaan dan stabilitas hidup adalah permasalahan utama yang dipenuhi oleh ketidakpastian. Seiring dengan bertambahnya usia, masalah ini cenderung terselesaikan karena di usia pertengahan, orang-orang sudah lebih mapan dan stabil, ditandai dengan tercapainya tonggak tertentu dalam kehidupan, seperti memperoleh kesehatan yang lebih baik, karir yang stabil, dan pernikahan.

Selain dari faktor di atas, kebahagiaan juga bergantung pada sikap mental dari individu tersebut. Menurut sebuah studi, kelompok orang dewasa dengan emosi stabil akan cenderung lebih bahagia di masa pensiunnya, dibanding dengan kelompok individu yang menutup diri dan mengalami banyak gejolak naik-turun pada tahap dewasa muda. Hal ini menunjukkan karakteristik kepribadian di masa muda memiliki efek abadi pada kesejahteraan di masa lanjut.

Mungkin tak ada hubungannya dengan usia

Krisis paruh baya sering didefinisikan oleh persepsi orang lain daripada dari diri kita sendiri. Banyak stereotip, seperti impulsivitas membeli mobil sport mewah baru, mungkin lebih berkaitan dengan status keuangan yang membaik dibandingkan dengan validasi agar tetap awet muda. Mereka, pada akhirnya, mampu untuk mendapatkan materi yang selama ini hanya diimpikan.

Konsep krisis paruh baya kadang berfungsi sebagai alasan semata untuk perilaku yang hanya terjadi di usia 40-50an. Ketidakpuasan karir? Masalah hubungan suami-istri? Ada banyak alasan yang memungkinkan di balik semua ini — dan walaupun sepertinya mudah untuk mengatakan bahwa krisis paruh baya adalah penyebabnya, kemungkinan besar usia tidak ada hubungannya dengan hal ini.

Incoming search terms:

  • obat penumbuh kumis yang tidak membuat kulit megar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Penampilan semakin macho

Anda akan menjadi lebih percaya diri dengan penampilan baru anda setelah menggunakan Folti Baffi. Dapatkan harga spesial dan promo menarik dari kami.

Dapatkan Folti Baffi Di Marketplace Kesayangan Anda

Lazada
Shopee
Bukalapak
Tokopedia
Pemesanan Penumbuh Brewok Terbaik dan Terbukti ini, Anda Bisa Chant dengan Kontak dibawah ini

Blog Obat Penumbuh Kumis

Copyrigth www.obatpenumbuhkumis.net – Member of Folti Baffi Indonesia